Langsung ke konten utama

BERKAWAN PEDIA (BERBUDAYA KEWARGAAN PEDIA)

Berkawan Pedia (Berbudaya Kewargaan Pedia)

Oleh : Dinie Anggraeni Dewi

 


Sebagai bangsa yang besar, Indonesia harus mampu mengembangkan budaya literasi sebagai prasyarat kecakapan hidup abad ke-21 melalui pendidikan yang terintegrasi, mulai dari keluarga, sekolah, sampai dengan masyarakat. Bangsa dengan budaya literasi tinggi ditunjukkan dengan kemampuan suatu bangsa yang mampu berkolaborasi, berpikir kritis, kreatif, komunikatif sehingga dapat memenangkan persaingan dunia.

World Economic Forum pada tahun 2015 menyatakan bahwa dewasa ini penguasaan enam literasi dasar menjadi suatu yang niscaya tidak hanya bagi peserta didik, tetapi juga bagi orang tua dan seluruh warga masyarakat. Enam literasi dasar tersebut mencakup literasi baca tulis, literasi numerasi, literasi sains, literasi digital, literasi finansial, dan literasi budaya dan kewargaan.

Menurut Kemdikbud (2017) bahwa Literasi budaya merupakan kemampuan dalam memahami dan bersikap terhadap kebudayaan Indonesia sebagai identitas bangsa. Sementara itu, literasi kewargaan adalah kemampuan dalam memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara. Dengan demikian, literasi budaya dan kewargaan merupakan kemampuan individu dan masyarakat dalam bersikap terhadap lingkungan sosialnya sebagai bagian dari suatu budaya dan bangsa.

Literasi budaya dan kewargaan sebagai salahsatu kecakapan yang harus dimiliki oleh setiap warga negara dimaknai sebagai kemampuan untuk memahami keberagaman dan tanggung jawab warga negara sebagai bagian dari suatu bangsa. Oleh karena itu, literasi budaya dan kewargaan penting diberikan di tingkat keluarga, sekolah, dan masyarakat. Literasi budaya dan kewargaan sangat strategis yang tidak hanya untuk menyelamatkan dan mengembangkan budaya nasional, tetapi juga membangun identitas bangsa Indonesia di tengah masyarakat global.

Dalam mendukung dan pengembangan program literasi budaya dan kewargaan, penelitian ini diinisiasi untuk merancang platform edukasi Berkawan Pedia (Berbudaya Kewargaan Pedia) bagi siswa Sekolah Dasar dalam meningkatkan penguasaan konsep dan implementasi berkaitan dengan literasi budaya dan kewargaan di Indonesia. Urgensi penelitian ini menekankan pada pentingnya pengembmangan literasi budaya dan kewargaan di Sekolah Dasar sehingga mampu menumbuhkan integrasi kebangsaan di tengah dinamika bangsa yang memiliki latar keragaman suku,  bahasa,  adat  istiadat,  kepercayaan dan lapisan sosial. Penelitian menyoroti kian melemahnya literasi dan Fenomena generasi muda Indonesia, kurang kepedulian terhadap kelestarian budaya lokal dan cenderung mengidolakan budaya asing. Hal ini terjadi kerana kurang pahamnya terhadap kebudayaan Indonesia serta hak dan tanggung jawab sebagai warga negara.

Inovasi luaran penelitian ini adalah membuat model platform edukasi “Berkawan Pedia” yang terdiri dari 3 bentuk hasil yakni draf buku pedoman, aplikasi dan website untuk diimplementasikan di Sekolah sebagai instrumen pembelajaran khususnya di Sekolah Dasar. Tahap ke-2 Evaluasi dan penambahan konten selain budaya Jawa Barat. Dan publikasi ilmiah dan buku pembelajaran Berkawan Pedia (Berbudaya Kewargaan Pedia).  

 

Komentar